Tuhan..
Ini hidup yang
kau arsirkan
Tegak lurus lalu terjang
Dengan ombak
penentang
Membungkus jalan
dengan keparat
Melorot sudah
celana yang kupasang
Ditengah hutan
dan keramaian
Dibatas embun
dan air hujan
Arsiran kita
hanya jarum jam
Selebih itu
hanya dia yang tahu
No comments:
Post a Comment