Mungkin kita lelah dengan ini
bersuara menabur benih-benih kepedihaan
caci-maki
maju-mundur kita begini
Perempuaku
lihat petanah hati mulai tersadar
terbaring lemah, dibalik daun gersang
kita dulu, tegak , rentak, lalu berdahan
Perempuanku
bila bulan rindu bintang nya
tanya kan mentari, rindukah siangnya. : aku disana perempuanku
No comments:
Post a Comment