Tuesday, December 1, 2015

Jumaat, 16 Maret 2013 ( PRILIA)

Kurentangan tangan, bersetubuh angin
Terlepas sudah daun dari dahan-dahan
Melambaikan tangan sebelum jauh
Menendang sedih, tergeletak dalam memori-memori kita

Hari esok, mungkin kota mati
Duka bersemayam akan nafas dan denyut nadi yang terberi
Aku masih dulu prili
Bertenda wajahmu

Apakah kini prili mejelmah menjadi perihh.
Dengan nada di stasiun kereta kemarin pagi itu.

No comments:

Post a Comment