Kuku bima masih setia menjadi teman tubuh
Asap kecil masih menghiasi kamar
kecil di patenggangan
Achh....
Jika, otak beku, baru itu
Novel A A Panji Tisna setia di
jari-jari kecilku
I Swasta Setahun Di-bedahulu,
entah dimana ia dapatkan ide itu
Aku terdampar di zaman 1938
Sebelum Merah Putih Tersenyum, di
atas darah-darah dan bangkai
Ku teguk lagi air roso berwarna
kemerahan
Seperti HP samsungku berwarna
merah
Dan pena renta berwarana merah
muda
eeeee... salah, warna pink
nyatanya.
Gambaran Wajahku di paragraf tiga
kawan
Gambaran keningku di paragraf
satu adanya
Gambaran cahayaku di paragraf dua
bertahta
312 itu aku kawan
No comments:
Post a Comment