Diantara pekat malam dan lebur
Masihku bisu,
menguburkan diriku dalam-dalam
Dari dahan-dahan
dan daun-daun
Aku terkapar
diatas surat-surat berjajar berstempel lumut.
Anginku telah
merangkak pergi
Tinggalkan
semayam luka terdidik dan bersemi
Menuai dari
lautan merahku yang membentang luas
Menetes
perlahan-lahan
Enyahhh
lahhh....
Tinggalkan aku
dan bendunganan ini.
No comments:
Post a Comment