Achhh.......
Ku hembuskan nafas, lalu memeluk
jiwa
Engkaulah lahirya
semboyan-semboyan baru
Yang bertuan akan hamba
prajurit-parajurit kesiangan
Engkaulah dewi ku diantara
frie-frie kecil berterbangan
Membasuh muka, menghiasiku
tanpa suara
Lihatlah burung bangau
mengelengkan kepala, lihatmu memandikan sang gagak.
Apakah kau tidak risih sayang?
Haluan kita membelakangi
Aku hanya kunang-kunang malam
ini.
Deiii..
Mari bertingkai dan kita perang
Sudah saatnya malamku habis dan
kau gapai pelangi mu
Jangan takut gerimis karna itu
diriku
Deii...
Aku tak beramunisi lagi.
Deiii..
Berangkatlah dalam sujud mu.
No comments:
Post a Comment